selamat datang
di layanan informasi PROSES dan status justice collaborator / pelaku utama

disini anda dapat melihat dan mendapatkan informasi seputar Justice Collaborator . pelaku utama untuk Nara pidana di Lembaga Pemasyarakatan Lebih Lanjut

Info Lanjut

Alur Proses permintaan keterangan sebagai Justice Collaborator

Pendaftaran

Narapidana yang sudah mendapatkan keputusan dari pengadilan dapat mendaftarkan diri sebagai Justice Collaborator di Pelayanan Registrasi pada petugas registrasi

Pembuatan Surat

Petugas membuat surat pengantar permintaan keterangan sebagai Justice Colllaborator

Verifikasi Kasubsi

Surat diverifikasi oleh Kasubsi registrasi

Verifikasi Kasi

surat di verifikasi oleh Kasi BINADIK

Pengesahan Kalapas

Surat di verifikasi dan disahkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakan Kelas IIA Tenggarong

Pengiriman Surat

Petugas mengirimkan surat pengantar ke kepolisian yang bersangkutan secara langsung atau melalui layanan kantor pos

LAYANAN KAMI

JC MASIH DALAM PROSES

daftar narapidana dalam proses permintaan keterangan sebagai justice Collaborator

JC BELUM DIBALAS

daftar nama narapidana yang surat pengantar keterangan sebagai Justice Collaborator belum dibalas oleh pihak yang berwenang selama 14 hari

JC SUDAH DIBALAS

daftar nama narapidana yang sudah mendapat balasan keterangan sebagai Justice Collaborator

LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA TENGGARONG

TENTANG KAMI

Sejarah Lapas Tenggarong – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong sebelum pindah di Jalan Mangkuraja Loa Ipuh, berada di Jalan KH. Dewantara Kelurahan Panji. pada waktu itu status Lapas belum berubah masih Rumah Tahanan Negara (RUTAN) dengan struktur bangunan peninggalan penjajahan Belanda.

Pada Tahun 1992 mulailah pembangunan gedung Rutan yang baru yang berada dilokasi Jl. Mangkuraja melalui beberapa tahapan pembangunan dengan menggunakan anggaran Pusat (Dep. Kehakiman) Kemudian sekitar tahun 1995/1996 penghuni Rutan dipindahkan/ menempati di gedung Rutan yang baru, dalam proses pemindahannya pihak Rutan bekerjasama dengan Kepolisian (Polres Kutai) dalam hal pengamanannya.

Selanjutnya dalam proses pendidikan dan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Tenggarong telah mendapatkan penghargaan sebagai “Rutan Percontohan” dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan RI di Bidang Perawatan yaitu ADI KARYA NUGRAHA PEMASYARAKATAN Tahun 1996 dan Tahun 1997.

Tahun 2003 terjadi perubahan status dari Rutan menjadi Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Tenggarong dengan berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI. Nomor : M.05.PR.07.03 Tahun 2003 tanggal 16 April 2003 dan efektif dalam pelaksanaan-nya sejak diresmikan pada tanggal 09 Mei 2005 oleh Bupati Kutai Kartanegara.

Untuk memberikan rasa kenyamanan dan keindahan serta masih kurangnya blok/kamar Warga Binaan bila dibandingkan dengan jumlah penghuni Lapas Kelas IIB Tenggarong, telah diadakan beberapa kali renovasi bangunan mulai sejak tahun 2001, 2003 dan pada tahun 2006, 2007 dan 2009 diadakan pembangunan blok diatas bangunan lama bertingkat (lantai II), sehingga kapasitas Lapas Kelas IIB Tenggarong saat ini dengan struktur bangunan bertingkat berjumlah = 350 Orang (berdasarkan ruang gerak seluas 5,4 M²).

Alih status lapas pun kembali ditingkatkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA setelah dari yang sebelumnya berstatus kelas IIB di tahun 2019.

FOLLOW US ON

FACEBOOK

TWEET US ON

TWITTER

FOLLOW US ON

INSTAGRAM